Apa Artinya Menjadi Seorang Atlet Kristen?

Posted on Posted in Others

Banyak dari kita yang suka berlomba di bidang olahraga. Beberapa dari kita seringkali mengikuti kompetisi olahraga antar sekolah, dan beberapa dari kita bahkan mengikuti kompetisi olahraga hingga keluar negri. Sebagai seorang atlet Kristen, saya yakin pasti biasanya kita berdoa sebelum pertandingan dimulai. Namun mengapa? Mengapa kamu berdoa sebelum sebuah perlombaan? Apakah untuk meminta kemenangan? Ataukah ada hal lain yang lebih tepat yang seharusnya kita doakan?

Saya selalu penasaran, jika kita berdoa meminta kemenangan, bagaimana jika kedua tim yang akan bertanding sama-sama Kristen dan berdoa untuk menang? Siapakah yang akan menang? Apakah tim yang memiliki iman terbesar yang akan menang? Tentu saja tidak! Latihan dan persiapan mu lah yang akan menentukan persentase kemungkinan menangmu; Tuhan adalah Tuhan yang adil, Dia tidak akan memberikan kemenangan jika kamu bermalas-malasan dalam latihan. Kita berdoa bukan untuk meminta kemenangan kepada Tuhan, tetapi untuk berterima kasih kepada Tuhan atas talenta dan kesempatan yang telah Ia berikan sehingga kita dapat bertanding. Lebih baik kita mendoakan agar pertandingan berjalan dengan lancar tanpa harus ada yang cedera. Tujuan dari atlet Kristen bukanlah “menang apa pun cara nya,” melainkan “sportif dan berjuang memberikan yang terbaik.”

Sebagai atlet Kristen, kita juga tidak boleh pahit ketika mengalami kekalahan. Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa pengikut-pengikut-Nya akan selalu memenangkan pertandingan yang mereka ikuti.

Bila kita menang, kita memuji nama-Nya; dan jika kita kalah, kita juga memuji nama-Nya.

Itulah arti menjadi seorang atlet Kristen—memberikan segala kemuliaan kepada Tuhan apa pun yang terjadi. Dia adalah satu-satu nya alasan kita masih bisa bernafas dan bergerak hari ini; tanpa Dia, kamu tidak mungkin bisa ikut kompetisi apa pun.

Saya bukan mengajarkan kita untuk memiliki mental “yasudalaa kalo kalah.” Jangan menyalah artikan apa yang saya katakan. Kita tetap harus memiliki semangat juang yang tinggi dan berusaha sebaik kita untuk menang. Namun, saya ingin mengingatkan kita agar tidak sombong jika kita menang, dan juga mengingatkan kita untuk tidak merasa pahit ketika kita kalah. Mau kita menang atau pun kalah, Tuhan mencintai-mu; kamu yang masih bisa mengikuti pertandingan itu adalah bukti bagaimana ia masih menyertai dan memberkatimu.

“Golf is just an avenue for Jesus to use me to reach as many people as I can.” – Bubba Watson (Professional Golfer).

“The most important thing in my life is Christ. He’s more important to me than winning or losing or whether I’m playing or not. Everything else is just a bonus.” – Tim Howard (Professional Goalkeeper).

“There’s more to me than just this jersey I wear, and that’s Christ living inside of me.” – Stephen Curry (Professional Basketball player).