Bagaikan Angin Yang Berhembus (Ilustrasi Tentang Tuhan)

Posted on Posted in Faith, Illustration

Pada sebuah Minggu pagi, seorang pendeta meminta dua orang sukarelawan untuk maju ke depan. Seorang pemuda dan seorang gadis pun akhirnya maju ke depan. Sang pendeta meminta mereka untuk berdiri berhadap-hadapan; lalu, ia meminta si pemuda untuk mengangkat tangan nya ke depan si gadis. Setelah itu, sang pendeta meminta si gadis untuk meniup tangan pemuda itu.

Fusshhh… (Suara si gadis meniup ke arah tangan si pemuda itu).

“Apakah kalian semua melihat sesuatu diantara tangan si pemuda dan mulut si gadis?” tanya pendeta itu kepada seluruh jemaat.

“Tidak!” jawab para jemaat.

“Apakah kamu melihat sesuatu diantara tangan mu dan mulut gadis ini?” tanya pendeta itu kepada si pemuda.

“Tidak,” jawab pemuda itu.

“Tetapi apakah engkau merasakan sesuatu?”

“Ya.”

“Apa yang kamu rasakan?”

“Sebuah hembusan angin.”

 

Sang pendeta lalu meminta si gadis untuk berdiri membelakangi si pemuda; lalu ia meminta si pemuda untuk meniup rambut si gadis. Setelah ia meniup rambut si gadis, rambut nya terlihat beterbangan.

“Apakah kalian semua melihat sesuatu diantara rambut si gadis dan mulut si pemuda?” tanya pendeta itu kepada seluruh jemaat.

“Tidak!” jawab para jemaat.

“Tetapi apakah kalian percaya ada sebuah angin yang berhembus antara mulut si pemuda dan rambut si gadis?”

“Ya, kami percaya ada sebuah angin yang berhembus,” jawab para jemaat.

 

Teman-teman, kita tidak dapat melihat Tuhan. Namun, karena kita tidak dapat melihat-Nya, bukan berarti Ia tidak ada. Seperti sebuah angin yang berhembus, ia tidak terlihat, tetapi kita dapat merasakannya. Dan seperti si pemuda yang meniupkan angin ke rambut si gadis, kita tidak dapat melihat angin itu, tetapi kita dapat melihat apa yang angin tersebut buat kepada rambut si gadis. Kita tidak dapat melihat Tuhan, tetapi kita dapat melihat hasil pekerjaan-pekerjaan-Nya di dalam hidup kita.

Sekarang cobalah tarik nafas dalam-dalam. Kalian baru saja menghirup oxygen agar kalian semua bisa hidup. Apakah kalian melihat oxygen tersebut? Tidak! Kalian tidak dapat melihat nya, tetapi kalian tau bahwa oxygen tersebut lah yang membuat kalian tetap hidup hingga saat ini. Meskipun engkau tidak dapat melihat Tuhan, sesungguhnya Ia lah yang terus menyertai mu dan memberikan mu kehidupan setiap hari.

“Faith is the assurance of things hoped for, the conviction of things not seen” (Hebrews 11:1).