Barangsiapa tidak berdosa, silahkan berdiri!

Posted on Posted in Forgiveness, Jesus

 

Kisah di Alkitab yang paling saya sukai terdapat pada Yohanes 8—cerita tentang seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah. Kisah tersebut dimulai dengan para ahli taurat dan orang Farisi yang menempatkan perempuan ini ke hadapan Yesus: “Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah. Musa dalam hukum taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?” (Yohanes 8:4-5).

Mereka mencoba untuk menjebak Yesus. Mereka berpikir pilihan Yesus hanyalah dua: mengatakan kepada mereka untuk melempari perempuan ini dengan batu atau mengatakan kepada mereka untuk tidak melempari perempuan ini dengan batu.

 

Yesus mengajarkan kepada orang-orang tentang kasih, jika Yesus menyuruh mereka untuk melempari wanita ini dengan batu, Yesus akan terlihat tidak maha pengasih seperti yang Ia ajarkan.

Sedangkan, jika Yesus membiarkan perempuan yang kedapatan berbuat zinah ini pergi begitu saja, mereka akan mengatakan bahwa Yesus bukanlah seorang nabi karena Ia tidak mengikuti hukum taurat yang tertulis.

Selagi di tengah-tengah saya membaca cerita ini, terlintas di pikiran saya, “Apa yang akan saya lakukan jika saya ada di posisi Yesus? Terlihat seperti tidak ada jalan keluar. Apa pun yang Dia katakan akan digunakan untuk menyerang Dia balik.”

 

Tetapi, Yesus memberikan sebuah jawaban yang sangat luar biasa:

“Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.”

 

Wow! Boom! Mind-blown!

 

Ini jawaban paling keren yang seseorang dapat jawab. Yesus mengatakan bahwa tidak ada satu pun dari orang-orang itu yang layak untuk melempari wanita ini dengan batu, karena tidak ada satu pun dari mereka yang tidak berdosa. Mari kita lihat apa yang Alkitab katakan setelah ini.

“Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tingallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.

Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: ‘Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?’

Jawabnya: ‘Tidak ada, Tuhan.’

Lalu kata Yesus: ‘Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.’”

 

Mereka yang mau menghukum, tidak dapat…

Sedangkan satu-satu nya yang dapat menghukum, tidak mau…

 

Di kumpulan orang tersebut, hanya ada Satu yang tidak berdosa, hanya ada Satu yang dapat melempari perempuan itu dengan batu, tetapi Satu orang itu menolak untuk melemparinya dengan batu.

Bagaimana kamu dapat menyelamatkan seseorang yang terperangkap di dalam dosa? Apakah dengan menghakimi mereka dan menunjuk mereka kepada dosa-dosa mereka? Hei, kamu juga adalah orang berdosa yang seharusnya binasa, kamu juga diselamatkan oleh kasih karunia Tuhan.

Satu-satu nya cara untuk menyelamatkan seseorang dari dosa, adalah dengan kasih. Dan cara terbaik dari menunjukkan kasih adalah dengan menunjuk mereka kepada salib Yesus Kristus yang telah mati untuk menebus dosa kita. Yesus telah memberikan nyawa-Nya untuk menggantikan nyawa kita.

 

Sebagai penutup, mari kita baca perkataan luar biasa yang Yesus ucapkan itu sekali lagi, kali ini dalam bahasa Inggris.

 

“Let any one of you who is without sin be the first to throw a stone at her.”

 

He said to her, “Woman, where are those accusers of yours? Has no one condemned you?”

She said, “No one, Lord.”

And Jesus said to her, “Neither do I condemn you; go and sin no more.”

One thought on “Barangsiapa tidak berdosa, silahkan berdiri!

Comments are closed.