Go and Make Disciples!

Posted on Posted in Others

“Therefore go and make disciples of all nation, baptizing them in the name of the Father, and of the Son, and of the Holy Spirit” (Matthew 28:19).

Tuhan Yesus memerintahkan murid-murid-Nya untuk pergi dan menyebarkan injil ke seluruh dunia. Namun, banyak orang yang berpikir bahwa ini adalah tugas yang Tuhan perintahkan hanya kepada beberapa Kristen terpilih saja. Banyak yang beranggapan, ada beberapa Kristen yang memiliki tugas untuk mengabarkan Yesus kepada orang-orang, dan ada beberapa Kristen yang memiliki tugas mendengarkan Firman Tuhan saja di gereja setiap hari Minggu.

Sesungguhnya Tuhan menanam Firman-Nya di dalam hati kita bukan sekedar untuk kita simpan. Namun, sehingga kita dapat bertumbuh dan juga menebarkan Firman-Nya ke dalam hati orang lain juga di sekitar kita. “But you will receive power when the Holy Spirit comes on you; and you will be my witnesses in Jerusalem, and in all Judea and Samaria, and to the ends of the earth” (Acts 1:8). Tuhan memberikan Roh Kudus kepada kita untuk apa? Untuk kita memiliki kekuatan menjadi saksi-Nya kepada dunia ini!

Ingat, Tuhan tidak pernah memerintahkan kita untuk datang ke gereja; yang ia perintahkan adalah untuk kita menjadi gereja-Nya.

God is not calling us to go to church.

He is calling us to be His Church.

Kita tidak akan pernah merubah dunia dengan datang ke gereja, kita hanya bisa merubah dunia dengan menjadi gereja Tuhan—menjadi terang dan garam dunia.


Kalian tidak perlu pusing bagaimana cara mengabarkan injil atau bagaimana cara menjadi gereja Tuhan. Kalian tidak harus selalu datang ke orang asing lalu tiba-tiba mengatakan, “Yesus itu baik loh.” Kalian juga bisa menjadi saksi Kristus melalui cara hidup kalian. Jika kalian hidup mengikuti ajaran Firman Tuhan, percaya deh, pasti hidup kalian akan terlihat sangat amat berbeda dari kebanyakan orang di dunia ini. Cara berpikir kalian akan berbeda, cara kalian menyelesaikan masalah akan berbeda, dan tujuan hidup kalian akan berbeda. Dan pasti akan ada waktu dimana orang-orang di sekitarmu akan bertanya, “kok bisa?”

“Kok kamu bisa mengampuni orang seperti itu? Padahal orang itu tidak layak menerima pengampunanmu… Kok bisa?”

“Kok kamu bisa kuat ga ikutan pergaulan buruk? Padahal semua orang di sekitarmu menghabiskan uang mereka untuk hal-hal yang tidak benar tersebut… Kok bisa?”

“Kok kamu bisa masih memiliki pemikirang positif di tengah bencana yang luar biasa ini? Padahal kelihatannya seperti sudah tidak ada harapan… Kok bisa?”

Dan disanalah kamu bisa nyatakan, “Ini semua bukan karena diriku, tetapi karena Tuhan yang tinggal di dalamku, nama-Nya Yesus Kristus.” Saya sebenarnya bukanlah apa-apa… Tetapi Yesus Kristus datang—Ia mengampuniku, Ia membentukku, dan Ia mengubah hidupku.

Because the God who said, Out of darkness light shall shine, is the One who shined in our hearts to illuminate the knowledge of the glory of God in the face of Jesus Christ. But we have this treasure in earthen vessels that the excellency of the power may be of God and not out of us.” (2 Corinthians 4:6-7).

 

I don’t know about you… But my mission in life is:

To know HIM more, and to make HIM known more.

That’s what it means to be a Christian.

 

Add official line account kami untuk mendapatkan renungan dari kami setiap hari.

Add Friend

 

About the author:

Revy Halim (@revyhalim) adalah penemu dan penulis utama dari Grace Depth.

Dia saat ini melayani sebagai pembicara dan pembina dari Davis Alive di Davis, California.

 

 



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *