Indonesia: A Precious Gift

Posted on Posted in Others

Tanah air ku tidak kulupakan
Kan terkenang selama hidupku
Biarpun saya pergi jauh
Tidakkan hilang dari kalbu
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai

Sekitar 2000 tahun yang lalu, Yesus Kristus berjuang melawan dosa untuk memerdekakan kita. Begitu pula pejuang-pejuang yang telah berperang melawan para penjajah puluhan tahun yang lalu untuk memerdekakan negara kita.

Sama seperti Yesus yang tidak pernah menyerah membela kita, Para pejuang kemerdekaan tidak pernah menyerah membela tanah air kita. Dari kisah perjuangan mereka, saya melihat ada sebuah harga yang harus dibayar dari sebuah kemerdekaan, yaitu darah perjuangan. Hari ini kita dapat hidup sejahtera bebas dari serangan para penjajah oleh karena darah pengorbanan para pejuang tanah air.

Namun sedihnya, banyak dari kita yang tidak menghargai kemerdekaan yang telah dimenangkan untuk kita. Seperti kita yang masih seringkali melirik dosa setelah pengorbanan Yesus, kita masih seringkali memaki-maki tanah air kita ini.

Kita seringkali menyalahkan orang lain atas keburukan yang terjadi di Indonesia, tetapi seringkali kita tidak sadar bahwa kita adalah salah satu sumber yang membuat keburukan itu juga. Contohnya, saya terkadang sering marah ketika melihat seseorang buang sampah sembarangan, tapi padahal saya juga kadang-kadang masih suka tidak membuang sampah pada tempatnya. Sedih sekali bukan, kita telah diberikan sebuah kemerdekaan, dan kita malah membalasnya dengan memaki-maki tanah air yang sudah para pejuang menangkan bagi kita itu.

Jadi apa yang dapat kita lakukan sebagai tanda syukur kita atas kemerdekaan dari dosa yang telah Yesus berikan kepada kita dan kemerdekaan dari para penjajah yang telah para pejuang berikan kepada kita?

Kita dapat menghargai pengorbanan mereka dengan hidup menjaga dan merawat apa yang telah mereka menangkan.

Kita dapat menghargai pengorbanan Kristus dengan menjauhi dosa dan mencintai kebenaran, menggunakan tubuh kita untuk memuliakan Tuhan dan bukan untuk melakukan dosa-dosa, dan memberitahukan kepada orang-orang yang belum tau bahwa Yesus sudah memerdekakan kita.

Kita dapat menghargai pengorbanan para pejuang kemerdekaan dengan merawat, membangun, dan mencintai tanah air kita ini.

Jadi daripada kita marah-marah atas kekurangan-kekurangan yang mungkin masih ada di dalam Indonesia, marilah kita berdoa untuk bangsa ini, dan percaya bahwa Indonesia akan terus bertumbuh menjadi negara yang lebih baik.