Pentingnya Membaca Alkitab Sendiri

Posted on Posted in Others

Pada renungan pagi ini, kita akan membahas cerita yang sangat menarik di 1 Raja-raja 13.

Diceritakan bahwa ada seorang abdi Allah yang diperintahkan Allah untuk tidak datang ke rumah siapa pun untuk makan dan minum. Di dalam perjalanannya, Abdi Allah ini diajak oleh Raja Yerobeam untuk makan dan minum bersamanya, tetapi abdi Allah ini menolaknya oleh karena dia mengingat akan perintah Allah tersebut.

Singkat cerita, abdi Allah ini melanjutkan perjalanannya. Dan di tengah perjalannya ini, dia bertemu dengan seorang nabi tua. Nabi tua ini mengajaknya datang ke rumahnya untuk makan dan minum. Abdi Allah ini pun menolak tawarannya, dia menjelaskan kepada nabi tua ini bahwa Allah sudah memerintahkannya untuk tidak makan dan minum ke rumah siapa pun.

Nabi Tua ini mengatakan kepadanya bahwa sesungguhnya malaikat Allah datang kepadanya dan memberikan perintah baru agar si abdi Allah ini ikut makan dan minum ke rumahnya. Tetapi Alkitab mengatakan bahwa sesungguhnya nabi tua ini berbohong. Namun Abdi Allah ini percaya dengan kebohongan si nabi tua—dia malah ikut makan dan minum di rumah si nabi tua.


Setelah makan dan minum, Alkitab mengatakan bahwa Allah tidak berkenan atas perbuatan si abdi Allah ini. “Karena engkau telah memberontak terhadap titah TUHAN dan tidak berpegang pada segala perintah yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, tetapi kembali dan makan roti dan minum air di tempat ini walaupun Ia telah berfirman kepadamu: Jangan makan roti atau minum air, –maka mayatmu tidak akan masuk ke dalam kubur nenek moyangmu” (1 Raja-raja 13:21-22).

Ketika abdi Allah ini melanjutkan perjalanannya, seekor singa datang kepadanya dan membunuhnya.

Teman-teman, ini mungkin adalah cerita yang sangat ekstrim, tetapi cerita ini mengajarkan sebuah pesan yang sangat penting bagi kita: Kenallah kehendak Tuhan dengan membaca Alkitab sendiri!

Pendeta bernama Francis Chan pernah mengatakan: “Mendengarkan kotbah dari seorang pendeta adalah suatu hal yang baik, tetapi jika kamu tidak pernah membaca Alkitab sendiri, bagaimana kamu bisa tau pendeta yang berkotbah itu mengatakan hal yang benar atau tidak? Jika kamu tidak pernah membaca Alkitab itu sendiri, kamu tidak akan sadar jika arti dari sebuah ayat diputar-putar oleh seseorang—kamu akan menjadi mudah dibohongi.”

Mengenal perintah Allah langsung dari sumbernya adalah hal yang sangat penting, maka itu kita harus rajin membaca Alkitab. Banyak orang Kristen yang rajin ke gereja pada hari Minggu, tetapi tidak pernah membaca Alkitab sendiri dalam keseharian mereka. Ini adalah hal yang berbahaya, karena ini dapat membuat kebenaran di dalam hidupmu menjadi sesuatu yang dikatakan oleh seorang pendeta dan bukan ayat Alkitab itu sendiri.

Mendengar kotbah pendeta sangatlah baik, pendeta memang adalah pekerja Allah dalam memberikan FirmanNya. Tetapi kita juga harus tau bahwa pendeta tidaklah sempurna dan terkadang dia dapat melakukan kesalahan. Maka itu kita harus terus melekatkan diri kita pada sumber kebenaran sejati, yaitu Firman Tuhan. Biasakanlah membaca Alkitab dalam keseharianmu, dan saya dapat menjamin, kamu akan dapat lebih mengenal suara Tuhan di dalam hidupmu.


Jika kalian suka dengan artikel Kristen / renungan Kristen hari ini, jangan lupa share dan add official line kami ya^^

Kalian juga dapat lihat artikel-artikel dan renungan-renungan terbaru lainnya dengan scroll terus ke bawah.

Have a nice day, God Bless!

Add official line account kami untuk mendapatkan artikel Kristen / renungan Kristen dari kami setiap hari.

Add Friend

 

About the author:

Revy Halim (@revyhalim) adalah penemu dan penulis renungan utama dari Grace Depth.

Dia saat ini melayani sebagai pembicara dan pembina dari Davis Alive di Davis, California.

 

 

Follow Instagram @gracedepth.collection untuk lihat koleksi kami.

Untuk pemesanan / info lebih lanjut, hubungi:

WA | +62 819 52511522



One thought on “Pentingnya Membaca Alkitab Sendiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *