Rancangan Besar di Balik Sebuah Panggilan Kecil

Posted on Posted in Hope, Illustration

Pada suatu hari, Chris sedang berjalan keluar dari sekolah ketika dia melihat seorang anak angkatannya yang bertubuh kecil dilabrak oleh anak-anak jahil. Anak-anak jahil ini mengeluarkan semua isi tas anak bertubuh kecil ini dan melemparnya ke tanah, mereka lalu pergi meninggalkannya begitu saja sambil tertawa-tawa. Chris tidak ingin ikut campur, sehingga dia berjalan terus dan pura-pura tidak melihat kejadian itu. Namun, entah mengapa Chris merasa ada bisikan kecil di dalam hatinya yang mendorong dia untuk membantu anak ini. Chris memutuskan untuk berputar dan menghampiri anak tersebut.

“Hei, kamu baik-baik saja? Siapa namamu?” tanya Chris sambil membantunya memasukkan barang-barangnya kembali ke dalam tas.

“Terima kasih, nama-ku Albert,” jawab anak itu.

Chris akhirnya menemani Albert jalan pulang ke rumah. Singkat cerita, Chris dan Albert menjadi akrab. Mereka sering bermain bersama di sekolah dan juga di luar sekolah. Setelah mereka berteman selama satu tahun, Albert mengatakan kepada Chris:

“Chris, terima kasih! Kamu telah menyelamatkanku!”

Chris bingung… Menyelamatkan Albert dari apa? Rasanya dia tidak melakukan apa-apa.

Albert lalu menceritakan:

“Sesungguhnya, satu tahun yang lalu ketika kamu melihat aku dibully, aku sedang berpikir untuk bunuh diri. Setiap hari aku dibully oleh orang-orang di sekitar-ku, dan aku tidak memiliki teman yang mau menemani-ku di sekolah. Aku merasa hidup bukanlah suatu berkat—rasanya aku hanya menahan penderitaan setiap hari di dalam hidupku. Maka itu aku ingin mengakhiri semua penderitaanku—aku merasa lebih baik mati daripada hidup. Namun, kamu tiba-tiba datang dan menolongku. Lebih dari itu, kamu menjadi temanku. Dan oleh karena itu, aku tidak jadi bunuh diri, aku masih ingin melanjutkan hidupku. Kamu adalah pahlawanku Chris! Kamu telah menyelamatkanku!”


Teman-teman, seringkali panggilan Tuhan di dalam hidup kita terlihat biasa-biasa saja. Namun sesungguhnya, di balik panggilan yang terlihat biasa saja tersebut, ada sebuah rencana yang luar biasa.

Hal sesederhana pengucapan “Maafkan aku,” dapat menyelamatkan sebuah pernikahan.

Hal sesederhana memeluk orang tua, dapat membahagiakan hati orang tua.

Hal sesederhana menolong seorang korban bully, dapat menggagalkan sebuah rencana untuk bunuh diri.

Jika Tuhan memanggilmu untuk melakukan sesuatu hari ini, sekecil apa pun itu kelihatannya, lakukanlah dengan setia! Kamu tidak pernah tau, hal besar apa yang direncanakan Tuhan di balik panggilan-panggilan sederhanaNya.

Have a nice day, and God Bless!


Jika kalian suka dengan renungan hari ini, jangan lupa share dan add official line kami ya^^

Have a nice day, God Bless!

Add official line account kami untuk mendapatkan renungan dari kami setiap hari.

Add Friend

 

About the author:

Revy Halim (@revyhalim) adalah penemu dan penulis utama dari Grace Depth.

Dia saat ini melayani sebagai pembicara dan pembina dari Davis Alive di Davis, California.