Teruslah Lihat

Posted on Posted in Illustration, Others

Pada suatu ketika, ada seorang murid yang tertarik dengan pengamatan ilmiah. Murid ini lalu datang kepada seorang professor—meminta untuk mengjarkannya soal pengamatan ilmiah itu. “Baiklah,” kata sang professor.

Si professor memberikan sebuah aquarium berisikan seekor ikan dan menyuruhnya untuk mengamatinya. Murid ini mengambil aquarium beserta ikan itu, dan ia mulai mengamati ikan itu. Setelah sepuluh menit, ia merasa ia telah melihat segalanya yang ia dapat lihat dari ikan itu.

Dia mencari professor itu kembali, tetapi ia tidak dapat menemukannya. Jadi ia kembali mengamati ikan tersebut. Menit demi menit pun berlalu; ia mengecek kulitnya, matanya, siripnya—ia mengamati ikan ini dari atas dan dari bawah. Setelah beberap jam berlalu, si professor kembali dan bertanya: “Apa yang sudah kamu pelajari?”

Murid ini menceritakan semua yang sudah ia temukan.

Ikan ini tidak memiliki lipatan mata…

Sirip ikan ini tidak memiliki tulang yang keras…

Ikan ini bernafas menggunakan insang…

Dan murid ini mengatakan begitu banyak fitur-fitur lain dari ikan ini yang telah ia temukan.

Namun, si professor tidak terlihat takjub dengan pengamatan si murid. Si professor mengatakan, “kamu belum mengamati dengan hati-hati, kamu bahkan belum menemukan fitur paling jelas dari ikan ini. Teruslah amati ikan ini.”

Murid ini sudah tidak tertarik dengan ikan ini, ia sudah merasa bosan. Namun ia ingin membuat sang professor takjub, sehingga ia mencoba untuk mengamati ikan ini lagi.

Berlahan-lahan, ia menemukan satu demi satu fitur baru dari ikan ini. Dan setelah waktu demi waktu berlalu, ia menemukan begitu banyak fitur baru yang tidak pernah ia sadari sebelumnya dari ikan ini—Ia sadar akan betapa benar nya perkataan sang professor. Sang professor kembali, dan ia mendengar puluhan fitur baru dari si murid. “Bagus, sekarang teruslah melihat, melihat, dan melihat,” kata sang professor.

 

Sesungguhnya, kita memiliki sesuatu yang jauh lebih berharga yang dapat kita lihat, selidiki, dan pelajari. Kebiasaan sederhana dari membaca Alkitab akan mengubah hidupmu dan memimpinmu ke keindahan paling luar biasa dari dunia ini. Jangan pernah bosan akan apa yang tertulis di dalamnya. Jika kita mengamatinya cukup lama, kita akan menemukan hal-hal yang sangat luar biasa yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Sisihkanlah waktumu untuk melihat, melihat, dan melihat ke dalam Firman Tuhan. Kamu akan terkejut dengan keajaiban yang akan kamu temukan di dalam nya.

“All Scripture is God-breathed and is useful for instruction, for conviction, for correction, and for training in righteousness” (2 Timothy 3:16).

 

Translated and Modified from “Desiring God”